
YOGYAKARTA – Mengawali kalender kerja tahun 2026, Bagian Tata Usaha (TU) dan Umum melakukan langkah proaktif dengan membuka ruang diskusi bersama praktisi media. Kepala Bagian TU dan Umum Yudi Arto menerima kunjungan Wartawan Harian Jogja untuk membedah dinamika pemberitaan dan tren konsumsi informasi masyarakat saat ini, Kamis (22/1/2026).
Pertemuan ini difokuskan sebagai ajang diskusi mendalam guna memperkaya perspektif internal lembaga dalam menyusun strategi kehumasan yang lebih relevan dan tepat sasaran.
Membedah Tren Informasi 2026
Dalam diskusi yang berlangsung santai namun substantif tersebut, kedua belah pihak bertukar pikiran mengenai beberapa poin krusial dalam dunia pemberitaan:
- Sudut Pandang Publik: Bagaimana media melihat isu-isu birokrasi dari kacamata masyarakat agar informasi yang disampaikan tidak hanya bersifat administratif, tetapi memiliki nilai berita (news value).
- Adaptasi Konten: Diskusi mengenai pergeseran pola baca masyarakat yang kini lebih menyukai informasi ringkas, visual, namun tetap akurat.
- Manajemen Isu: Bertukar wawasan mengenai cara mengelola informasi di tengah derasnya arus media sosial agar narasi lembaga tetap jernih dan tidak terdistorsi.
"Kami sedang mematangkan konsep kerja sama yang lebih kolaboratif. Tujuannya agar pesan-pesan pembangunan dan pelayanan publik yang kami lakukan bisa tersampaikan dengan bahasa yang lebih membumi dan diterima baik oleh masyarakat," ujar Yudi Arto.


