YOGYAKARTA – Menjelang akhir tahun 2025, Kantor Wilayah Kementerian Hukum DIY menggelar konsolidasi kinerja untuk memastikan seluruh target program dan kegiatan dapat tercapai sesuai rencana. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran untuk melakukan evaluasi, memperkuat koordinasi, dan meneguhkan komitmen dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin prima.
Kepala Kanwil Kemenkum DIY, Agung Rektono Seto dalam arahannya menegaskan bahwa konsolidasi kinerja bukan sekadar rutinitas akhir tahun, melainkan wujud tanggung jawab dan komitmen bersama untuk memastikan seluruh rencana kerja berjalan optimal.
“Kita harus menutup tahun ini dengan kinerja yang solid, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Setiap target yang telah ditetapkan, baik di bidang pelayanan hukum, keimigrasian, pemasyarakatan, maupun administrasi, harus dicapai dengan hasil terbaik,” ujar Agung.
Ia menambahkan bahwa capaian kinerja tidak hanya diukur dari angka atau laporan administratif, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat. Oleh karena itu, Agung mendorong seluruh jajaran agar tetap fokus, disiplin, dan bekerja dengan semangat kolaboratif dalam menyelesaikan sisa target di penghujung tahun.
“Evaluasi bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memperbaiki langkah ke depan. Mari jadikan konsolidasi ini sebagai wadah introspeksi sekaligus motivasi untuk terus berbenah,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, setiap divisi di lingkungan Kanwil Kemenkum DIY menyampaikan progres capaian program, hambatan yang dihadapi, serta strategi penyelesaian untuk mencapai hasil optimal. Proses konsolidasi ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antarunit dan memastikan seluruh kegiatan sesuai dengan arah kebijakan Kementerian Hukum.
Lebih lanjut, Agung menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas dalam mewujudkan pelayanan prima. Menurutnya, pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat merupakan tolok ukur utama keberhasilan Kanwil.
“Kita harus terus berinovasi, memperbaiki sistem kerja, dan meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari kehadiran Kemenkumham di daerah,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya perencanaan yang matang untuk tahun berikutnya. Evaluasi capaian tahun ini akan menjadi dasar dalam menyusun strategi kerja yang lebih efektif pada tahun 2026.
“Konsolidasi ini bukan hanya menutup satu bab kinerja, tetapi juga membuka lembar baru untuk perbaikan berkelanjutan. Kita ingin Kanwil Kemenkumham DIY menjadi contoh satuan kerja yang adaptif, produktif, dan berintegritas,” tutur Agung.


