YOGYAKARTA- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Kemenkum DIY), bersama jajaran staf, mengikuti kegiatan sosialisasi media monitoring yang diselenggarakan oleh Biro Hukum, Komunikasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian Hukum dan HAM RI pada Rabu (19/03/2025).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari perusahaan media monitoring Kurasi yang memberikan penjelasan dan strategi terkait pemantauan media konvensional dan media sosial.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan staf Kanwil Kemenkum DIY dalam memantau dan menganalisis informasi yang beredar di media massa, baik media konvensional maupun media sosial. Dalam era digital saat ini, pemantauan media menjadi sangat penting untuk menjaga citra positif instansi pemerintah dan merespons isu-isu yang berkembang di masyarakat.
Narasumber dari Kurasi memaparkan berbagai strategi dan teknik dalam melakukan media monitoring, termasuk penggunaan alat dan platform digital yang efektif. Mereka juga memberikan tips dan trik dalam menganalisis data media sosial dan mengidentifikasi potensi krisis komunikasi.
Kepala Kanwil Kemenkum DIY Agung Rektonk Seto menyambut baik kegiatan ini dan menekankan pentingnya pemantauan media bagi instansi pemerintah. Ia berharap, melalui sosialisasi ini, staf Kanwil Kemenkum DIY dapat lebih proaktif dalam memantau dan merespons informasi yang beredar di media massa, serta memanfaatkan media sosial secara positif untuk membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat.
"Media monitoring sangat penting bagi instansi pemerintah untuk menjaga citra positif dan merespons isu-isu yang berkembang di masyarakat. Saya berharap, melalui sosialisasi ini, staf kami dapat meningkatkan kompetensi dalam pemantauan media dan memanfaatkan media sosial secara positif," ujar Kepala Kanwil Kemenkum DIY Agung Rektono Seto.
Kegiatan sosialisasi ini juga diikuti oleh Kepala Bagian Umum Yudi Arto dan seluruh jajaran staf Kanwil Kemenkum DIY yang terkait dengan bidang komunikasi publik dan kehumasan. Para peserta antusias mengikuti materi yang disampaikan oleh narasumber dan aktif berdiskusi mengenai berbagai strategi media sosial.