
YOGYAKARTA - Kementerian Hukum menjadi instansi pemerintah dengan jumlah unit kerja berpredikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) terbanyak, yaitu sebanyak tujuh unit kerja. Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengapresiasi kinerja jajarannya.
Penghargaan diberikan oleh Kememterian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) dalam acara SAKIP dan ZI Award, Rabu (11/2/2026). Unit kerja Kementerian Hukum yang memperoleh predikat WBBM tahun 2025 meliputi Badan Pembinaan Hukum Nasional, Kanwil DIY, Kanwil Bali, Kanwil Banten, Kanwil Jawa Barat, Kanwil NTB, dan Kanwil Sumatera Selatan.
"Kepada Kementerian PAN-RB, terima kasih untuk penghargaan ini. Ini menjadi motivasi bagi kami di Kementerian Hukum untuk terus melakukan reformasi birokrasi," ujar Supratman.
Supratman mengatakan Kementerian Hukum akan terus bertransformasi dan mendukung pemerintahan berbasis digital. Ia menyatakan komitmen penuh seluruh jajaran Kementerian Hukum untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui kemudahan digitalisasi layanan publik.

"Kemenkum sudah melakukan digitalisasi pada 450 layanan publik dan 11 layanan di internal. Kami sampaikan juga kepada Ibu Menteri, tolong bombing kami. Sekarang Kemenkum betul-betul berbenah. Jadikan Kemenkum laboratorium bagi KemenPAN-RB terkait reformasi birokrasi," ungkapnya.
Sementara itu, Menteri PAN-RB Rini Widyantini berharap instansi yang telah mendapatkan penghargaan Zona Integritas dapat terus meningkatkan kinerja pelayanan publiknya. Baginya, birokrasi yang unggul menjadi salah satu syarat keberlangsungan peradaban.
"Syarat keberlangsungan peradaban itu salah satunya adalah birokrasi unggul. Birokrasi itu harus responsif dalam melayani masyarakat, bukan hanya dari efektivitas anggaran aja, tetapi juga kualitas pelayanan publik yang kita berikan," tutur Rini.
"Semoga dalam kesempatan ini Bapak dan Ibu terus konsisten menerapkan nilai-nilai integritas di tempat Bapak Ibu bekerja dan menjadi agen perubahan yang dapat menularkan award ini kepada instansi lain," pungkasnya.



