
YOGYAKARTA – Dalam upaya mencetak pemimpin yang adaptif dan inovatif, jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum DIY mengikuti Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan CCVIII (208) Tahun Anggaran 2026 secara daring pada Kamis (16/04).
Kepala Pusat Pengembangan Pelatihan Teknis dan Kepemimpinan BPSDM Hukum, Mutia Farida, menjelaskan bahwa pelatihan diikuti oleh 40 peserta dengan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Kurikulum difokuskan pada penguatan kepemimpinan kinerja dan kemampuan mengelola perubahan di unit kerja masing-masing.

Kepala BPSDM Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani, saat membuka acara secara resmi menyampaikan bahwa pejabat pengawas memiliki peran penting sebagai penggerak organisasi.
"Pejabat pengawas harus mampu menerjemahkan kebijakan pimpinan ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Melalui pelatihan ini, diharapkan lahir pemimpin yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung reformasi birokrasi," tegas Gusti Ayu.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah, Agung Rektono Seto, menekankan bahwa setiap pejabat pengawas harus memiliki pola pikir yang dinamis mengikuti perkembangan zaman.
"Pelatihan ini bukan sekadar pemenuhan formalitas, melainkan investasi strategis dalam pengembangan sumber daya manusia. Kami berharap perwakilan dari DIY dapat menyerap ilmu kepemimpinan modern agar mampu menghadirkan solusi nyata dan inovasi yang mempermudah layanan kita kepada masyarakat," ujar Agung Rektono Seto.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bagian Umum, Yudi Arto, menambahkan pentingnya implementasi hasil pelatihan dalam tata kelola administrasi di lingkungan kantor wilayah.
"Kami sangat mendukung pengembangan kompetensi ini. Pejabat pengawas maupun Koordinator di Bagian Umum dan Tata Usaha harus menjadi motor penggerak yang memastikan setiap proses bisnis organisasi berjalan efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan internal maupun publik," pungkas Yudi.


